Senin, 22 Februari 2016

Tips Merawat Batik Kesayangan



Salah satu produk sabun lerak di pasaran

Batik di era saat ini dipandang sebagai kebutuhan sandang yang mutlak dipenuhi. Kebijakan instansi pemerintah maupun swasta dalam mewajibkan pegawainya untuk memakai batik di hari tertentu menjadikan batik semakin membumi. Menepis anggapan, bahwa batik identik digunakan orang tua sehingga terkesan kuno.
Aggapan  itu semakin hari semakin  mengalami pergeseran ke arah yang baik. Kini hampir semua kalangan usia bangga memakai batik.
Bagi sebagian orang yang belum paham, batik dianggap sama dengan jenis tekstil lain. Sehingga dalam perawatannya disama-ratakan. Padahal dalam pemahaman penulis, batik memerlukan perlakuan yang lebih, dalam mencuci, menjemur sampai menyimpan. Mengingat batik terbuat dari proses alami.
Nah berikut penulis akan membagikan tips bagi anda yang memiliki batik, sehingga awet dan warnanya tidak mudah pudar.
1.       Cucilah batik kesayangan anda menggunakan buah lerak. Lerak adalah buah yang dikenal sebagai sabun alami. Lerak telah sejak dulu digunakan sebagai pencuci batik, selain wanginya yang khas, lerak dinilai paling ampuh menjaga warna batik. Mungkin bagi yang tak ingin repot mencari buah lerak, anda  bisa membeli sabun hasil ekstrak buah lerak yang sudah banyak di pasaran. Cara pakainya biasanya dilampirkan dalam kemasan.
2.       Selain menggunakan buah lerak, anda juga bisa mencuci batik menggunakan shampo. Caranya larutkan shampo dengan air, kemudian rendam batik ke dalam larutan tersebut.
3.       Cucilah dengan cara mengucek perlahan.
4.       Tidak disarankan mencuci dengan mesin cuci. Putaran mesin cuci bisa merusak tekstur batik kesayangan anda.
5.       Mencuci menggunakan detergen juga tidak disarankan. Kandungan senyawa dalam detergen terlalu keras sehingga dapat mengikis warna batik.
6.       Jemurlah batik dengan cara mengangin-anginkan tanpa menjemur di bawah sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari langsung bisa membuat warna batik menjadi kusam.
7.       Hindari menyetrika batik secara langsung. Anda bisa menggunakan kain lain sebagai tabir saat menyetrika.
Merawat batik memang memerlukan perlakuan khusus, namun sebanding jika anda menerapkannya. Batik kesayangan anda dijamin awet dan warnanya akan terjaga seperti saat pertama membeli.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Mari Pakai Batik Sembari Lestarikan Budaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar