Sabtu, 27 Februari 2016

Tips Memilih Model Baju Batik Sesuai Kebutuhan




Anda tentu sudah mengenal batik bukan? Apakah anda sering mengenakan baju berbahan batik? Jika anda masih ragu memakai batik, kami bagikan tips memilih baju batik sesuai kebutuhan.
Batik telah berkembang menjadi kebutuhan sandang yang digemari. Ragam motif, warna dan perkembangan mode  bisa menjadikan kita tak kehabisan ide untuk gaya berbusana harian maupun acara formal.
Bagi anda seorang pegawai
Memakai batik sebagai busana kerja sudah tak asing lagi bukan? Hampir semua instansi swasta maupun negeri membebaskan pegawainya mengenakan batik di hari-hari tertentu. Ini salah satu alasan penting bagi anda untuk mengetahui model baju batik seperti apakah yang sesuai untuk ke kantor.

Jumat, 26 Februari 2016

Tips Membedakan Batik Tulis Asli dan Palsu


Inilah tips membedakan batik tulis asli atau palsu!
Sudah tak bisa ditampikan lagi, kini batik sudah menjadi kebutuhan bagi hampir sebagian masyarakat. Perkembangan batik dari segi  motif dan warna yang atraktif membuatnya semakin digandrungi. Di pasaran batik telah menjamur, baik di pasar tradisional, butik, hingga pusat perbelanjaan. Tersedianya batik di tempat-tempat tersebut membuat kita mudah memenuhi kebutuhan batik.
Menurut jenisnya, batik dibedakan menjadi 2(dua), yakni batik tulis dan batik cap. Terlepas dari kedua jenis batik tersebut, ada satu lagi jenis yang marak di pasaran yakni tekstil motif batik, atau biasa dikenal dengan batik printing.
Sering kali kita dibuat bingung dalam mengetahui jenis batik yang ingin kita beli. Terkadang oknum penjual juga tidak memberikan penjelasan tentang batik dagangannya. Sebagian oknum pedagang justru menyebut batik printing sebagai batik tulis maupun batik cap. Anda tentunya tak ingin tertipu kan? Berikut tips membedakan batik tulis asli atau palsu!

Melihat dari motif
Batik tulis memiliki motif yang khas. Misalkan batik tulis bermotif bunga-bunga, cobalah untuk melihat dengan detil, maka anda tidak akan pernah menemui motif bunga yang sama persis dengan motif bunga lain walaupun pada selembar kain batik yang sama. Ketidak-samaan itu terjadi karena proses batik dikerjakan secara manual oleh tangan-tangan perajin. Sedangkan pada batik printing motif satu dengan lainnya dipastikan sama persis, karena pengerjaannya secara modern melalui proses komputerisasi.
Batik tulis asli

Batik printing

Kamis, 25 Februari 2016

Pewarnaan Batik Secara Alami dan Sintetis




Di Indonesia peradaban batik telah dikenal sejak jaman kerajaan. Dalam catatan sejarah batik telah dikenal sejak abad ke-13. Di masa lampau pembuatan batik sangatlah tradisional, dimulai dari proses pembatikan hingga proses pewarnaannya.
Untuk menghasilkan sebuah batik (khususnya batik tulis) diperlukan proses yang panjang. Sebelum memasuki era kemajuan teknologi, tiap proses pembatikan hingga pewarnaan dilakukan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Pada awalnya proses pewarnaan batik berasal dari tumbuhan, di antaranya; daun-daunan, buah, kulit kayu,  getah kayu, dan akar pohon. Untuk mendapatkan warna yang diinginkan, bahan-bahan alami tersebut  melalui proses ektrak/ diambil warna alaminya dengan cara ditumbuk maupun dimasak.
Bahan-bahan yang telah dikenal sebagai penghasil warna alami antara lain:
·         Daun teh, menghasilkan warna coklat
daun teh, pewarna alami batik
·         Buah pinang, menghasilkan warna merah
·         Tanaman perdu indigo, menghasilkan warna biru
·         Daun suji, menghasilkan warna hijau
·         Kunyit, menghasilkan warna kuning
·         Kulit kayu pinus, menghasilkan warna coklat
·         Getah gambir, menghasilkan warna merah
·         Akar pohon mengkudu, menghasilkan warna merah kecoklatan

Senin, 22 Februari 2016

Proses Pembuatan Batik



Batik Tulis

Batik adalah warisan budaya asli Indonesia.  Layaknya sebuah warisan kita sebagai generasi penerus wajib melestarikannya sehingga mampu menjadi bagian dari identitas bangsa. Mungkin sebagian dari kita ada yang belum paham proses pembuatan dari awal hingga akhir, berikut akan penulis jabarkan.
1.       Proses diawali dengan mencuci kain mori sebagai bahan dasar. Proses pencucian bertujuan menghilangkan senyawa kimia yang terkandung dalam mori.

Tips Merawat Batik Kesayangan



Salah satu produk sabun lerak di pasaran

Batik di era saat ini dipandang sebagai kebutuhan sandang yang mutlak dipenuhi. Kebijakan instansi pemerintah maupun swasta dalam mewajibkan pegawainya untuk memakai batik di hari tertentu menjadikan batik semakin membumi. Menepis anggapan, bahwa batik identik digunakan orang tua sehingga terkesan kuno.
Aggapan  itu semakin hari semakin  mengalami pergeseran ke arah yang baik. Kini hampir semua kalangan usia bangga memakai batik.
Bagi sebagian orang yang belum paham, batik dianggap sama dengan jenis tekstil lain. Sehingga dalam perawatannya disama-ratakan. Padahal dalam pemahaman penulis, batik memerlukan perlakuan yang lebih, dalam mencuci, menjemur sampai menyimpan. Mengingat batik terbuat dari proses alami.
Nah berikut penulis akan membagikan tips bagi anda yang memiliki batik, sehingga awet dan warnanya tidak mudah pudar.
1.       Cucilah batik kesayangan anda menggunakan buah lerak. Lerak adalah buah yang dikenal sebagai sabun alami. Lerak telah sejak dulu digunakan sebagai pencuci batik, selain wanginya yang khas, lerak dinilai paling ampuh menjaga warna batik. Mungkin bagi yang tak ingin repot mencari buah lerak, anda  bisa membeli sabun hasil ekstrak buah lerak yang sudah banyak di pasaran. Cara pakainya biasanya dilampirkan dalam kemasan.